Masih sangat teringat dibenakku saat pertama kali merasa gagal ikut ujian masuk perguruan tinggi. Aku merasa gagal , dan ironis nya aku merasakan gagal bukan sewaktu pengumuman hasil ujian. Aku merasa gagal ketika selesai mengikuti ujian. Ya istilahnya, kalah setelah bertanding. Merasa tidak yakin dengan apa yang ku kerjakan. Tau gak itu ujian apa ? Ujian itu Simak UI. Setelah mengikuti aku menjadi tak bergairah, menjadi sangat diam tidak seperti biasanya. Setelah ujian agenda selanjutnya adalah mengunjungi kampus UI. Dalam perjalanan teman kakak ku bertanya melalui sma "Gimana de ujiannya ? Sukses ?". Setelah menerima sms itu saya sedih, diperjalanan menuju kampus UI ku menangis. Aku masih ingat dimana aku menangis, dijalan flyover yang mau masuk UI. Ada beberapa hal yang membuat aku menangis . Pertama masalah uang, aku pergi ke depok tuh pake uang orang tua lumayan banyak. Untuk formulir 200 ribu, biaya naik bis + makan ikut bareng sekolah 350. Uang saku + beli jajanan untuk diperjalanan 200 . Tuh kan habis 750 ribu. Eman-eman ajah menghabis uang segitu tapi hasilnya sangat mengecewakan. Aku nangis dengan cara menutupi kepalaku dengan jaket. Keluarlah air mata ku,(terkesan sangat melow tapi memang melow #kegagalan pertama). Aku nagis sebentar, karena waktu itu teman bilang "udah mau masuk kampus UI gung". Ku usap mataku dengan jaket. Sempat sedikit gak ngaku kalau UI bagus waktu pertama memasuki UI. Tapi setelah berkeliling UI secara keseluruhan, aku mengakui kalau UI itu kampusnya benar-benar bagus dan membuat diriku sangat galau dan tambah sedih. Sedih karena saya sangat-sangat tidak maksimal untuk mengerjakan soal untuk diterima di kampus terbaik negeri ini. Pulang dari UI (keluar dari kampus UI tepatnya), aku menangis dan benar benar nangis(tapi gak sampe ngeluarin suara ) . Kututupi kepala ku, dan aku pun sampe tertidur.Hari pengumuman pun tiba , gimana hasilnya ? Ya sesuai dengan firasat setelah mengikuti ujian, yang merasa gagal eh benar-benar gagal. Aku belum beruntung diterima di UI. Biasa ajah sih waktu tau gak diterima karena dari awal juga udah ngerasa gak yakin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar